Di kala semua bintang tertutup oleh kabut Aku menorehkan tanda kesepian pada tanah Aku mengalirkan air mata di perairan Aku menghujat habis dirimu di sini
Mengapa hanya diriku yang merindu Mengapa hanya ada cinta untukmu di hati Mengapa kau tak pernah sadar akan cintaku Kau hanya bisa berada disisiku tanpa tahu isi
hatiku Gurat senyumku memudar Hati terkikis karena kepergianmu Jiwa menguap, menyatu dengan udara Raga ini hanya bisa mengenang dan terus mengenang
Tak pernahkah kau menyadari Akan betapa dalamnya cinta ini kau tanamkan Akan berapa lama cinta ini tumbuh Akan sampai kapan cinta ini bertahan
Di kala semua bintang tertutup oleh kabut Aku menolehkan tanda tanya pada Bumi Pertiwi Aku menjanjikan tanda seru pada Angkasa Aku menghujat habis diriku disini
Entah apa arti rindu ini Menggelayut kedalam sukma Memecah keheningan malam Menyapa kepedihan hati





Tidak ada komentar:
Posting Komentar